Lukaku Bimbang Dalam Memilih MU Atau Chelsea

Sudah sepantasnya jika Lukaku bimbang dalam memilih dua klub besar MU ataupun Chelsea. Dua klub besar yang sama – sama mempunyai reputasi di kancah liga Inggris maupun di Benua biru sendiri. Baik MU maupun Chelsea untuk musim ini sama – sama juga meraih trophy di persebak bolaan Inggris tentunya. Untuk Chelsea dengan ditukangi manajer anyar dari Negeri Pizza Italia yakni Antonio Conte mampu mempersembahkan trophy Liga Inggris pada edisi perdana kepelatihannya.

 

Lukaku bimbang dalam memilih Chelsea lantaran juga pernah disia siakan semasa menjadi bagian dari Chelsea sendiri. Sebenarnya jalan Chelsea pada masa kepemimpinan Conte di awal tahun banyak yang meragukan. Lantaran di awal kompetisi Chelsea sempat terseok – seok belum lagi masalah psikologi pemain.

 

Semua itu dikarenakan pada musim sebelumnya Chelsea sangat terpuruk. Akan tetapi perlahan tapi pasti, Conte mampu menyulap Chelsea menjadi klub yang sangat solid.

 

Setelah kekalahan yang diderita di kandang Arsenal, Conte mulai mengubah pakem formasi yang biasa digunakan Chelsea pada musim sebelumnya. Dengan menerapkan formasi andalannya 3-5-2 semasa berjaya di Juventus. Dan juga menjadi pertahanan yang sulit untuk dibongkar. Untuk memilih MU sendiri Lukaku bimbang dalam memilih lantaran ada pelatih yang telah menelantarkan dirinya semasa masih  mengenakan seragam Chelsea.

 

Akan tetapi disisi yang lain prestasilah yang membuat Lukaku bimbang dalam memilih salah satu dari dua klub besar itu. Untuk musim ini MU yang ditukangi oleh Jose Mourinho mampu menyabet dua trophy yakni Liga Eropa yang menjadikan mereka lolos otomatis ke liga Champions dengan mengalahkan wakil Belanda Ajax Amsterdam dengan skor 3-1. Dan trophy Capital One Cup yang telah mereka peroleh sebelumnya.

 

Dengan sederet prestasi dan juga reputasi kedua klub besar itulah Lukaku bimbang dalam memilih. Sementara kedua klub tersebut sangat menginginkan jasa pemain tim nasional Belgia yang sekarang berseragam Everton itu. Chelsea menginginkan Lukaku sebagai suksesor Diego Costa mesin haus gol Chelsea musim yang lalu. Dia diberitakan dilirik klub besar Liga Tiongkok yang menawarkan gaji besar terhadapnya.

 

Jadi kalau sewaktu waktu costa hengkang, maka Chelsea tak bakal lagi repot lantaran sudah memulangkan kembali Lukaku dari Everton.

 

Untuk MU sendiri sangat membutuhkan stok penyerang andalan di sector depan guna mengisi amunisi yang telah dimakan usia seperti kapten Wayne Rooney yang kemungkinan bakal menjadi bagian kesepakatan transfer itu. Apakah Lukaku bimbang dalam memilih MU sepakat menjadi bagian transfer itu atau tidak.

 

Sementara target MU yang lain guna mengisi slot penyerang musim depan yakni Antonie Griezzman belum terjawab sampai kini lantaran proses negosiasi yang belum juga mencapai kata sepakat. Mari kita tunggu langkah Lukaku bimbang dalam memilih klub yang akan menjadi pelabuhan baru musim depan apakah Chelsea maupun MU atau tidak dua klub itu sama sekali.

James Dan Morata Mencetak 4 Gol Kemenangan Real Madrid Atas Granada

Tekanan yang diterima Real Madrid dari para pesaing di ajang La Liga sepertinya tidak begitu mempengaruhi penampilan tim asuhan Zinedine Zidane tersebut. Terbukti dari hasil positif berupa kemenangan 4 – 0 atas Granada yang membuat Real Madrid tetap berpeluang besar menjadi juara La Liga pasaran bola sbobet. Rotasi pemain dilakukan oleh Zidane menjelang leg kedua semifinal Liga Champions Eropa melawan rival sekota Atletico Madrid. Meski telah memiliki tabungan berupa kemenangan 3 – 0 dari leg pertama; namun kembali menang di leg kedua sepertinya menjadi target serius dari El Real di pertengahan pekan ini. Situasi tersebut dibuktikan dengan keputusan Zidane memainkan “tim B” pada laga melawan Granada.

 

Barcelona memberi tekanan serius bagi Real Madrid setelah Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar sukses membawa kemenangan 4 – 1 atas Villarreal. Ketiga pemain tersebut mencatatkan nama mereka di papan skor dan membawa Barcelona memuncaki klasemen dengan selisih 3 poin dari Real Madrid yang pada saat itu memiliki 2 sisa pertandingan lebih banyak. Situasi tersebut ternyata tidak membuat Zidane gentar dan memainkan skuad terbaiknya pada laga melawan Granada. Justru sang manajer dengan penuh percaya diri memainkan pemain lapis kedua dan mengistirahatkan pemain – pemain kunci. Zidane berani melakukan 9 perubahan susunan pemain dari skuad yang sukses mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 3 – 0 di leg pertama semifinal Liga Champions Eropa lalu. Keputusan tersebut terbukti benar dan kemenangan 4 – 0 menjadi bukti dari kejelian Zidane memilih pemain dan meracik strategi.

 

Alvaro Morata, Lucas Vazquez dan James Rodriguez menjadi tumpuan lini serang Real Madrid. Sedangkan bek kiri Fabio Coentrao dimainkan mengganti posisi Marcelo yang diistirahatkan. Keempat pemain tersebut terbukti memberi kontribusi besar bagi tim setelah mereka terlibat di proses 2 gol pertama Real Madrid. James Rodriguez mencetak gol pertama setelah menyelesaikan kerja sama Vazquez dan Morata; kemudian James kembali mencetak gol setelah menyelesaikan umpan silang Coentrao. Morata merubah skor menjadi 3 – 0 setelah memanfaatkan umpan bek kanan Danilo dan kemudian mencetak gol kedua melalui aksi individu untuk membawa Real Madrid unggul 4 – 0 di babak pertama.

5 Catatan Spesial Wayne Rooney

 Bagi pecinta klub sepakbola Manchester United tentunya sudah tidak asing lagi  dengan pemain yang bernama Wayne Rooney. Sosok pemain Inggris yang satu ini telah mendarah dagingdi kubu setan merah. Sudah banyak torehan prestasi baik secara individu maupun bersama tim sudah ia bukukan. Sosok penyerang haus gol itulah yang melekat pada bomber dengan tubuh kekar ini.

Mengulik lebih dalam seputar sosok Wayne Rooney maka akan didapati beberapa catatan spesial yang mengiringi perjalanan karier sepak bola sampai sejauh ini. Catatan spesial dari Rooney antara lain sebagai berikut:

  1. Merumput Pertama Kali di Liga Inggris Pada Umur 16 Tahun
    Catatan spesial yan dibukukan Wayne Rooney dimulai dari awal dia bermain pertama kali di Liga Inggris di usia yang masih tergolong sangat belia yaitu diusia 16 tahun. Tepatnya di musim kompetisi 2002-2003 sosok wonderkit dari tanah Ratu Elizabeth ini turun ke gelanggang sepak bola bersama klub Everton. Kala itu Rooney bermain ketik amenghadapai Spurs di bawah asuhan David Moyes.
    Usia yang masih 16 tahun ini bukan menjadi kendala untuk Wayne Rooney tampil dan mampu bersaing dii jajaran pemain hebat Liga Inggris. Hal ini terbukti ketika Rooney bermain di laga kedua bersama Everton, dia berhasil mengukir gol spektakuler dari jarak 25 yard. Gol pertama ini dilesatkan ke gawang klub papan atas Inggris, yaitu The Gunners Arsenal.
  2. Torehan Pencetak Gol Paling Muda di Timnas Inggris
    Catatan spesial yang kedua yang berhasil ditoreh Wayne Rooney yaitu berkaitan dengan kariernya di Timnas Inggris. Meskipun bisa dikatakan jika karier Rooney di timnas tidak secermelang ketika berseragam klub, namun dia telah berhasil mengukir prestasi secara perseorangan. Salah satunya ketika pertandngan Inggris bersua Macedonia yang terjadi di tahun 2003 kemarin.
    Wayne Rooney pada laga tersebut berhasil membukukan gol pada umur 17 tahun lebih 317 hari. Catatan apik ini, menjadikan dia terdaftar sebagai pencetak gol paling muda di jajaran pemain Timnas Inggris sepanjang masa. Namun akhirnya rekor tersebut dipecahkan oleh Milner pada beberapa tahun kemudian. Samapai saat ini, Rooney masih menempati top skor abadi untuk Inggris dengan 53 golnya.
  3. Sempat Menyerah Menjadi Pemain Bola
    Hal yang tersembunyi dari sosok keganasan Wayne Rooney di kotak penalti lawan ini mungkin jarang diketahui orang. Rooney sempat putus asa dan memilih berganti olahraga lain ketimbang sepak bola. Di umur 14 tahun, dia sempat mencoba latihan tinju. Hal ini terjadi lantaran dia tidak bisa mendapakat kenikmatan ketika bermain sepak bola karena ada suatu paksaan tertentu.
    Namun akhirnya setelah Wayne Rooney bertemu dengan Colin Harvey, akhirnya semangat untuk bermain sepak bola tersebut tumbuh lagi dan kembali fokus menjalani dunianya di lapangan hijau. Hingga akhirnya dia meraih kesuksesan seperti saat ini.
  4. Debut Bersama MU Sudah Cetak 2 Gol
    Berikutnya, setelah tampil apaik bersama Everton akhirnya Wayne Rooney dipinang Manchester United pada tahun 2004 dengan mahar 25,6 juta poundsterling. Sebuah nominal fantastis untuk pemain usia 18 tahun. Namun harga mahal ini segera dibalas oleh Rooney dengan pembuktian spektakuler kala turun di laga debut pertama kalinya bersama MU dengan mencetak 2 gol langsung.
  5. Legenda Mancherster United
    Catatan spesial yang terakhir untuk Wayne Rooney adalah dia sudah menjadi anggota dalam daftar pemain top skor sepanjnang masa MU. Rooney masuk dalam jajaran legenda pemain MU yang sudah berhasil menorehkan lebih dari 200 gol untuk setan merah.