Pep Guardiola tolak bujukan untuk tangani Real Madrid

Real Madrid musim lalu membujuk Pep Guardiola untuk menjadi pelatih mereka. Hal ini terjadi ketika Rafael Benitez di ambang pemecatan. Los Blancos belum mau berjudi dengan Zinedine Zidane sehingga memilih Guardiola, yang merupakan ikon sejati Barcelona, rival abadi mereka. Namun, tawaran Madrid ditolak oleh Pep yang sudah berpikir untuk menangani Manchester City.

Pep Guardiola tolak bujukan untuk tangani Real Madrid

Berita ini mungkin mustahil bagi sebagian orang. Terutama penggemar fanatik Real Madrid. Namun, berdasarkan kesaksian Perarnau Marti, wartawan Catalunya yang juga penulis biografi Pep Guardiola, persuasi Los Blancos benar-benar nyata. Perarnau mengungkapkan, Madrid tidak segera menghubungi Pep, tetapi melalui agen taktik interpreter, Josep María Orobitg.

 

Kepada Cadena SER, Perarnau mengatakan, “Real Madrid menghubungi Josep María Orobitg, untuk mencoba dan mendapatkan kesepakatan (pelatih Pep). Tapi sejak awal, Pep menolak tawaran itu. Aku ada di sana (menyaksikan kejadian tersebut).”

 

 

Musim lalu, Real Madrid memang tampil hancur-hancuran. Rafa Benitez tidak mendapatkan kepercayaan penuh dari para pemain, yang dipimpin oleh Cristiano Ronaldo. Ketika krisis berkembang, Florentino Perez menyatakan bahwa mereka sedang menunggu Zinedine Zidane. Legenda Madrid menolak tawaran itu karena Perez tidak siap.

 

Bisa jadi, jika pidato Perarnau itu benar, saat itulah Perez mencoba untuk mencari alternatif, dan melihat Pep yang kontraknya di Bayern Munich berakhir di akhir 30 Juni 2016. Tapi pada akhirnya, Pep menolak posisi yang ditawarkan Perez, Zinedine Zidane tidak memiliki pilihan untuk melangkah masuk menangani tim senior Madrid.

 

Zidane sendiri terbukti mampu menangani klub ini. Dalam enam bulan pertama, ia sukses memberikan gelar Undecima untuk Los Blancos. Sementara itu, Pep Guardiola menyelesaikan musim dengan dua gelar menang di kompetisi Jerman, Bundesliga dan DFB Pokal, sebelum pindah ke Manchester City.